Previous
Next

Rektor Unissula Ingatkan Pentingnya Survive di Era Revolusi Industri 4.0

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) mengadakan prosesi wisuda ke 80 yang dihelat secara daring dan luring di auditorium Sultan Agung (31/10). Rektor Unissula, Drs H Bedjo Santoso MT PhD dalam sambutannya mengingatkan pada para peserta wisuda untuk cermat, teliti, dan menikmati proses dalam kehidupan karena hidup bukan hanya masalah uang atau pekerjaan tapi yang lebih penting memahami dan memaknai fisosofi kehidupan yang sebenarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya mampu tetap survive di era revolusi industri 4.0, karena seiring perkembangan teknologi informasi ada lebih dari 100 pekerjaan yang mulai berkurang atau bahkan hilang.  “Hal itu tidak perlu dikhawatirkan, bersamaan dengan itu akan muncul lebih dari 500 pekerjaan baru penyokong big data, e cloud, digital isu, ecommerce, artificial intellegence dan lainnya,” lanjut Rektor.

Sementara itu Wakil Rektor I, Dr Umar Ma’ruf SH SpN MHum dalam laporannya menjelaskan jumlah peserta wisuda ke 80 yaitu sebanyak 1088, sehingga sampai dengan prosesi wisuda ke 80 ini jumlah alumni Unissula sebanyak 47.479.

Prestasi Mentereng

Dalam prosesi wisuda tersebut juga ditayangkan berbagai prestasi civitas akademika dalam rentang bulan Mei – Oktober 2020. Prestasi tersebut antara lain adalah jumlah mahasiswa baru Unissula pada tahun akademik 2020-2021 yang mengalami peningkatan signifikan dan memecahkan rekor, mencapai lebih dari 5.000 mahasiswa.

Selanjutnya mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Mumtaza Wakithaning Nisa, Shafira, dan Fatchurrachman, yang tergabung dalam tim Peacock berhasil menjadi  juara 1 nasional kompetisi marketing strategy yang diadakan oleh Emina Cheese Indonesia pada tanggal 4 Agustus.

Kemudian Prodi Teknik Informatika berhasil meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional pada 11 Agustus, menyusul kemudian Prodi Teknik Sipil berhasil meraih akreditasi A pada 25 Agustus, serta prodi Perencanaan Wilayah dan Kota meraih akreditasi A pada 26 Oktober. 

Tim mahasiswa Fakultas Teknologi Industri juga berhasil membuat robot pembantu petugas medis, yang berguna dalam memberikan layanan pada pasien Covid-19, tanpa harus banyak melakukan kontak fisik. Teknologi tepat guna tersebut diserahterimakan kepada Rumah Sakit Islam Sultan Agung dalam peringatan  milad-nya yang ke-49 pada 29 Agustus.

Prestasi selanjutnya adalah Tim mahasiswa prodi Farmasi, Iftitah Nabiilah Rahmawati, Trias Kania Sundari, dan Hani Setianingsih menjadi Juara III lomba esai dan konseling tingkat nasional yang dihelat oleh Piogama UGM pada 26 September.

Unissula juga berhasil menambah jumlah profesor dalam bidang ilmu hukum seiring dikukuhkannya Prof Dr Anis Masdurohatun SH MHum dan Prof Dr Sri Endah Wahyuningsih SH MHum pada 15 Oktober. Raihan penghargaan Prasidatama juga diterima Unissula sebagai universitas pengguna bahasa indonesai terbaik dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah pada 21 Oktober.

Kemudian dua mahasiswi prodi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi, Aftuqo Sholekatur Rohmania dan Sasti Anjana Widhyasti dengan dosen pembimbing Widiyanto PhD, berhasil mendapatkan beasiswa Riset Baznas, sesuai yang termuat dalam surat keputusan tanggal 28 Oktober 2020.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram