Previous
Next

Penerapan Grid System Untuk Mengorganisasikan Konten Presentasi Dalam Merancang Slide Presentasi Yang Menarik

https://erry-ricardo.com/2022/04/11/penerapan-grid-system-untuk-mengorganisasikan-konten-presentasi-dalam-merancang-slide-presentasi-yang-menarik/#.YlYggMhBxD9

Apakah Anda ingin membuat slide presentasi yang memudahkan Anda untuk menempatkan elemen desain seperti teks, gambar dan obyek lainnya ?

Apakah Anda ingin membuat slide presentasi yang tampak harmonis ?

Apakah Anda ingin membuat slide presentasi yang kelihatan indah ?

Apakah Anda ingin membuat slide yang tampilannya lebih bervariasi ?

Untuk menghasilkan slide presentasi seperti itu, bukan hasil dari suatu kebetulan, tetapi hasil dari sebuah desain yang direncanakan.

Untuk itu, Anda memerlukan sebuah sebuah tool yang dinamakan grid system, disamping Anda juga perlu mengetahui prinsip dan elemen desain serta fitur power point dan teknik kreatif dalam membuat slide presentasi.

Grid system adalah garis-garis vertikal dan horisontal yang membentuk daerah segi empat yang Anda buat pada slide presentasi Anda yang Anda gunakan untuk mengorganisasikan elemen desain slide presentasi Anda. Setiap daerah segi empat tersebut merupakan sebuah wadah untuk menempatkan elemen desain seperti blok dari teks, gambar atau obyek lainnya.

Garr Reynolds (2010) menyebutkan bahwa sebuah grid memberikan sebuah struktur untuk menempatkan elemen dan menghubungkan elemen desain untuk menghasilkan kejelasan dan keterhubungan yang lebih baik.

Ketika sebuah grid bekerja dengan baik, maka elemen dalam sebuah desain terasa seperti mereka bagian dari keseluruhan slide. Menggunakan sebuah grid dapat membantu Anda membangun sebuah hirarki yang sederhana dan jelas di antara elemen.

Menggunakan sebuah grid tidak berarti bahwa desain slide presentasi menjadi kaku dan membosankan. Malahan, Anda mempunyai kebebasan untuk menjadi kreatif dalam menyusun letak elemen desain yang ada di dalam slide presentasi Anda.

Menggunakan sebuah grid dalam desain slide presentasi memberikan Anda kemudahan dalam menyusun elemen desain dan puncaknya kebebasan yang lebih untuk bereksperimen dengan elemen tersebut dalam menyusun pesan presentasi Anda. Dengan menggunakan grid, maka desain slide presentasi Anda akan tampak jelas dan harmonis.

Selain itu, Nancy Duarte (2008) menjelaskan bahwa penggunaan grid memberikan sebuah cara yang fleksibel untuk mengorganisasikan konten slide presentasi Anda.

Menempatkan obyek di dalam grid akan menjaga posisi elemen desain, sehingga mereka tidak tampak seperti dalam posisi yang acak-acakan. Keteraturan ini membantu audiens mengidentifikasi pola konten presentasi yang disajikan.

Selain itu, grid memastikan bahwa di beberapa slide dengan tata letak yang sama, maka elemen desain akan tampak tidak melompat. Misalnya, jika ada grafik yang dibuat dalam slide yang berurutan, maka lokasi sumbu tetap konstan meskipun data berubah.

Grid juga membantu karyawan perusahaan mendesain slide presentasi dimana ribuan karyawan mengembangkan slide secara mandiri. Karyawan perusahaan mendapat manfaat dari penggunaan kembali grid yang telah dibuat.

Untuk mempercepat pengembangan presentasi Anda di masa mendatang, maka simpan grid yang telah Anda buat sebagai alat bantu. Anda dapat menyimpannya ke dalam file yang baru atau menyimpannya pada bagian paling belakang dari slide presentasi yang telah Anda buat.

Berikut ini adalah contoh dari grid system yang terdiri dari 3 kolom dan 3 baris.

Jika kita mengelaborasi lebih lanjut, maka anatomi dari grid system di atas menurut Lia Anggraini dan Kirana Nathalia (2020) dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Format.

Format adalah area dimana nantinya desain akan berada. Jika dikaitkan dengan slide presentasi, maka format ini menggambarkan ukuran slide. Jika melihat gambar di bawah ini, maka Format adalah area di dalam garis kotak hitam.

2. Margins

Margins adalah ruang negatif (white space) antara sisi luar format dan batas luar konten. Ruang kosong itu tidak harus warnanya putih.  Itu hanya sebutan saja, yang intinya adalah ruang kosong. Bisa menggunakan warna apa saja asalkan membantu memisahkan elemen yang berbeda dan kontras dengan elemen yang disorot atau elemen utama.

Margins yang lebih besar menciptakan banyak spasi. Selain itu, margins yang besar dapat membantu audiens memusatkan perhatian pada ruang positif (konten).

3. Modules (Modul)

Modules adalah unit ruang yang dibuat dari perpotongan kolom dan baris. Modules merupakan blok bangunan dasar dari grid, karena setiap elemen desain (teks, gambar atau obyek lainnya) yang sesuai masuk ke dalam modul.

4. Spatial Zone (Daerah Spasial)

Daerah spasial adalah bidang modul yang berdekatan. Setiap bidang dapat diberikan fungsi tertentu dalam desain slide presentasi. Sebagai contoh, sebuah bidang horisontal yang panjang dapat digunakan untuk menempatkan gambar horintal yang panjang. Sementera itu, sebuah bidang vertikal yang panjang dapat digunakan untuk membuat blok teks yang panjang.

5. Columns (Kolom).

Kolom adalah daerah spasial yang berbentuk vertikal.

6. Rows (Baris).

Rows adalah daerah spasial yang berbentuk horisontal.

7. Gutters.

Gutters adalah ruang yang memisahkan kolom dan baris. Dengan adanya gutters, maka  ruang kosong antara kolom dan baris akan tercipta.

Grid system yang dibuat menjadi dasar dari layout slide presentasi. Dan kotak yang ditampilkan pada grid system tersebut merupakan implementasi dari desain slide presentasi.

Kotak yang ditampilkan pada 3 gambar di bawah ini adalah contoh layout yang dibentuk dari grid system yang terdiri dari 3 kolom dan 3 baris.

Kotak yang dibuat di atas mengalami penyesuaian, tidak seperti yang dijelaskan pada konsep anatomi grid system di atas Penyesuaian tersebut dilakukan untuk menjaga tampilan slide agar menjadi indah.

Tentu saja, sesuai dengan konten yang Anda miliki, maka Anda dapat membuat berbagai macam variasi kotak pada grid system yang direncanakan, selain seperti 3 gambar di atas.

Dalam implementasinya untuk penempatan elemen desain pada 3 layout presentasi di atas, misalnya Anda dapat menempatkan teks dalam kotak yang berwarna abu-abu muda. Sementara pada kotak yang bewarna abu-abu tua, Anda dapat menempatkan gambar.

Anda perhatikan 3 contoh dari layout presentasi di atas. Setiap blok kotak dibuat untuk menempatkan teks dan gambar, maka struktur dasar dari grid system nya yang terdiri dari 3 kolom dan 3 baris tetap tidak berubah.

Untuk memberikan pemahaman dalam menerapkan grid system untuk membuat slide presentasi yang menarik, mari kita perhatikan 3 contoh berikut di bawah ini.

Contoh Penerapan Grid System # 1 :

Pada grid di atas, Anda dapat meletakkan gambar pada kotak yang berwarna abu-abu tua dan teks pada kotak yang berwarna abu-abu muda. Hasil dari penempatan elemen desain pada grid di atas menghasilkan gambar seperti di bawah ini.

Contoh Penerapan Grid System # 2 :

Pada grid di atas, Anda dapat meletakkan gambar pada kotak yang berwarna abu-abu tua. Sementara itu, teks dapat Anda letakkan pada kotak yang berwarna abu-abu muda. Hasil dari penempatan elemen desain pada grid di atas menghasilkan gambar seperti di bawah ini.

Contoh Penerapan Grid System # 3 :

Pada grid di atas, Anda dapat meletakkan gambar pada kotak yang berwarna abu-abu tua, sedangkan teks dapat Anda letakkan pada kotak yang berwarna abu-abu muda. Hasil dari penempatan elemen desain pada grid di atas menghasilkan gambar seperti di bawah ini.

Dengan menggunakan grid system untuk membuat slide presentasi Anda, maka Anda mendapatkan variasi dari penempatan elemen desain. Anda dapat membuat bermacam-macam variasi kotak untuk penempatan elemen desain. Dengan membuat hal itu, maka Anda akan menghasilkan slide presentasi yang tidak membosankan dimana Anda hanya meletakkan gambar di sebelah kiri dan teks di sebelah kanan atau sebaliknya.

Demikianlah, penerapan grid system untuk mengorganisasikan konten presentasi dalam merancang slide presentasi yang menarik.

Dengan menggunakan grid system dalam membuat slide presentasi Anda, maka hal itu akan memberikan Anda kerangka kerja yang memudahkan Anda untuk menempatkan elemen desain seperti teks, gambar dan obyek lainnya. Selain itu, Anda dapat membuat slide presentasi yang tampak harmonis. Tambahan pula, slide presentasi yang Anda buat akan terlihat indah. Dan juga Anda akan menghasilkan slide presentasi yang lebih bervariasi tampilannya.

Jika postingan ini bermanfaat bagi Anda, maka jangan lupa bagikan postingan ini ke kolega Anda agar postingan ini dapat juga bermanfaat bagi banyak orang.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram