Previous
Next

Dr Anam Sutopo Terima SK Guru Besar

DSC_0050

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 53256/MPK.4/KP.05.01/2021 tentang Kenaikan Jabatan Fungsional Akademik Dosen kepada Dr Anam Sutopo SPd MHum sebagai Guru Besar atau Profesor. Hingga saat ini UMS telah memiliki 101 guru besar.

Penyerahan SK Jabatan Fungsional Akademik Profesor ini disampaikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA kepada Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif MSi dan dilanjutkan kepada Dr Anam Sutopo S Pd M Hum. Acara ini dilaksanakan di Ruang Sidang Rektorat, Gedung Induk Siti Walidah secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan arahan Gugus Tugas Covid-19 UMS pada Kamis (9/9).

Selain Prof Zain, turut hadir pula Sekretaris LLDIKTI Wilayah VI, Dr Lukman ST MHum, beserta jajarannya, Rektor UMS, Wakil Rektor I sampai dengan III, Dekan dari seluruh fakultas, serta Kepala Unit Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM).

Kepala LLDIKTI Wilayah VI dalam sambutannya mengucapkan selamat atas pencapaian jabatan akademik tertinggi kepada Dr Anam Sutopo S Pd M Hum.

”Selamat atas dikukuhkannya Dr Anam Sutopo S Pd M Hum sebagai guru besar ke seratus satu dari UMS, mudah – mudahan dengan predikat baru ini akan membawa Prof Anam menjadi salah satu guru besar teladan dan membimbing generasi muda di UMS. Sekaligus menjadikan UMS tumbuh dan berkembang menjadi world class university.”

Sementara itu Rektor UMS menyampaikan bahwa turut bangga atas pencapaian yang diraih UMS dalam rentang waktu satu bulan ini, sebelumnya pada Acara Anugerah Merdeka Belajar Kampus Merdeka LLDIKTI Wilayah VI Tahun 2021, UMS berhasil meraih penghargaan Terbaik 1 di kategori Universitas dan Institut.

Rektor Prof Sofyan Anif menyatakan hakikat Program MBKM di UMS 2021 ini adalah sebagai wahana belajar untuk memandirikan, mendewasakan, mengembangkan talenta, dan pengembangan diri sekaligus untuk mengabdikan diri ke masyarakat luas sebagai kampus kehidupan / kehidupan bermasyarakat.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram