Previous
Next

Prof Zain : BP Harus Paham Tata Kelola Perguruan Tinggi

WhatsApp Image 2021-06-23 at 10.31.03 AM

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI, Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA menyatakan bahwa Badan Penyelenggara harus paham tata Kelola Perguruan Tinggi. Hal ini diungkapkan Prof Zain ketika menyerahkan Salinan Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 202/E/0/2021 Tentang Izin Perubahan Bentuk Akademi Kebidanan Graha Mandiri Cilacap di Kabupaten Cilacap Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Graha Mandiri Cilacap di Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah yang Diselenggarakan Oleh Yayasan Graha Mandiri Cilacap. Salinan SK Mendikbud ini diserahkan secara virtual kepada Ketua Yayasan Graha Mandiri Cilacap, Hartono, hari ini, Rabu (23/6).

“Badan Penyelenggara atau yayasan harus paham tentang tata kelaola Perguruan Tinggi, juga renstra dimana di dalamnya diterangkan secara jelas mengenai latar belakang pendirian, kemudian juga perlu dipahami tentang statuta yang di dalamnya tercantum renstra dan renop,” ungkap Prof Zain.

Lebih lanjut Prof Zain menerangkan bahwa LLDIKTI menjalankan amanah sebagai fasilitator, “Kami, LLDIKTI menjalankan Amanah dalam beberapa hal, termasuk menjadi fasilitator sesuai dengan Permendikbud nomor 34 tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi,”.

Kepada Ketua Yayasan Graha Mandiri Cilacap, Prof Zain menjelaskan juga bahwa Perguruan Tinggi memiliki prinsip otonomi. “Perguruan Tinggi bapak mempunyai prinsip otonomi pengelolaan Perguruan Tinggi. Secara tata Kelola prinsip otonomi sudah disebutkan di dalam SK. Penyelenggaraan menjadi tanggung jawab Yayasan, tetapi pelaksanaan dalam konteks pendidikan tinggi menjadi tanggung jawab pengelola Perguruan Tinggi,” jelasnya.

“Perguruan Tinggi wajib taat pada statuta, serta memahami mutu dan relevansi yaitu SPMI, SPME, serdos, feed back mahasiswa, dan tracer study.Selanjutnya sebagai ketua Yayasan harus mendapat jaminan dari pengelola tentang 5 hal ini, yaitu kompetensi SDM, akreditasi, penelitian, kerja sama, dan pengembangan,” pesan Pak Zain.

Ketua Yayasan Graha Mandiri Cilacap, Hartono mengungkapkan bahwa yayasan mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan yakni perubahan dari PTS vokasi menjadi PTS akademik, dari Akademi menjadi Sekolah Tinggi.

“Langkah kami, yayasan menerima dengan penuh tanggung jawab dan siap menjalankan dengan penuh komitmen. Sebagai perwujudan komitmen, kami tmembuat visi, misi, tujuan STIKES Graha Mandiri Cilacap,” ujar Hartono.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram