Previous
Next

Unpand Luluskan 86 Mahasiswa

Universitas Pandanaran (Unpand) menyelenggarakan wisuda ke-23 pada Sabtu (19/12) di aula kampus. Pada periode ini sebanyak 86 mahasiswa diluluskan dengan rincian 44 wisudawan FE, 20 wisudawan FT dan 22 wisudawan FISIP, sehingga sampai tahun ini telah diluluskan 3.090 orang.

Pelaksanaan wisuda kali ini walau sederhana dan singkat karena dalam masa pandemi Covid-19, namun tidak mengurangi khidmat dan makna dari wisuda itu sendiri. Tampak hadir pada wisuda kali ini, Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA, serta jajaran badan penyelenggara dan sivitas akademika Unpand.

Dalam sambutannya selain menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan juga disampaikan ada 4 program utama LLDIKTI Wilayah VI, yaitu pengembangan sistem penjaminan mutu internal untuk menunjang akreditasi, pengembangan link and match dengan dunia usaha dunia industri (DUDI) dalam rangka untuk mengisi nuansa kerjasama melalui kampus merdeka.

Kemudian pengembangan research dan inovasi pengembangan SDM yang pada akhirnya jika SDM dalam program studi berkompeten maka dapat menunjang akreditasi Prodi dan Institusi dan yang terakhir ekspansi kemahasiswaan melalui penciptaan lapangan kerja yang bersama-sama dengan berbagai  perusahaan di wilayah regional maupun nasional untuk dapat memberikan bekal kepada mahasiswa semester 5, 6 dan 7 sebagai persiapan saat mereka terjun di dunia kerja.

Sejak wisuda ke-21 Oktober tahun lalu, Unpand selain memberikan Ijasah dan Transkrip Nilai, juga memberikan Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI). Guna menunjang SKPI  Unpand sudah juga membekali lulusannya dengan tambahan keahlian soft skill seperti TOEFL, perpajakan Brevet A dan B,  Kompetensi USAID dan sertifikat kompetensi penunjang lainnya yang sesuai dengan KKNI, ungkap Rektor Agustien Zulaidah ST MT.

Unpand juga telah menggunakan PIN (Penomoran Ijasah Nasional) sesuai dengan Permenristekdikti No 59 Tahun 2018 tentang PIN “Dengan adanya PIN ini akan mempermudah lulusan dalam melamar pekerjaan karena tidak perlu meminta legalisasi Ijasah ke Universitas dan pihak perusahaan dapat langsung cek keabsahan ijasah secara on-line,“ lanjut Rektor Agustien.

“Selain juga terus memperbaiki sarana prasarana demi mencapai akreditasi Perguruan Tinggi yang lebih baik lagi karena sekarang sudah B dan Akreditasi Prodi Managemen juga B, sesuai dengan visinya menjadi perguruan tinggi yang bermutu, bermartabat, mandiri dan berorientasi entrepreneurship serta mencanangkan tag-line Bridging Your Future Career maka diharapkan lulusan Unpand memberikan kontribusinya melalui  Tracer Studi dan harapannya semua lulusan dapat bekerja sesuai dengan bidang ilmu masing-masing, lebih jauh tidak hanya menjadi tenaga kerja yang dapat diserap di pasar kerja serta memiliki karir yang baik, tetapi juga dapat menjadi entrepreneur yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas, sehingga nilai-nilai yang terkandung dalam visi dan misi Unpand benar-benar terimplementasi,” kata Ketua YAM, Dra Harini Krisniati MM.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram